Sel surya tandem perovskite-silicon mencapai efisiensi 33,7 persen. Angka ini memecahkan rekor sebelumnya.
Teknologi baru ini menggabungkan dua lapisan penyerap cahaya. Lapisan perovskite menangkap spektrum cahaya biru. Lapisan silicon menangkap spektrum merah dan inframerah.
Hasilnya, panel surya menghasilkan lebih banyak listrik dari sinar matahari yang sama. Para peneliti menyebut ini terobosan besar.
Biaya produksi juga lebih rendah. Proses pembuatan perovskite lebih sederhana dibandingkan silicon murni.
Target komersialisasi diperkirakan dalam tiga hingga lima tahun ke depan.
Share: